6 Jenis Makanan yang Bisa Memicu Bau Badan Tak Sedap
Reporter : Redaksi
Lifestyle
Jumat, 13 Februari 2026
Waktu baca 3 menit

Siginews.com-Lifestyle – Tahukah Anda bahwa terdapat makanan yang memicu bau badan?
Bau badan sering kali dikaitkan dengan kurangnya kebersihan.
Padahal, faktor penyebabnya tidak sesederhana itu.
Selain kebersihan tubuh dan aktivitas keringat, makanan yang kita konsumsi juga bisa memengaruhi aroma tubuh.
Secara medis, bau badan muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri di permukaan kulit.
Keringat sendiri sebenarnya tidak berbau.
Namun, beberapa jenis makanan dapat menghasilkan senyawa tertentu yang keluar melalui pori-pori atau napas, sehingga aroma tubuh menjadi lebih kuat.
Lalu, makanan apa saja sih yang bisa memicu bau badan?
1. Bawang Putih dan Bawang Merah
Bawang putih dan bawang merah mengandung senyawa sulfur (belerang).
Setelah dicerna, senyawa ini diserap ke dalam aliran darah dan dikeluarkan melalui paru-paru serta keringat.
Itulah sebabnya setelah makan bawang dalam jumlah banyak, aroma tubuh dan napas Anda bisa menjadi lebih tajam bahkan hingga keesokan harinya.
2. Makanan Tinggi Sulfur
Selain bawang, sayuran seperti brokoli, kubis, kol, dan kembang kol juga mengandung sulfur.
Meski sangat sehat, mengonsumsi makanan tersebut secara berlebihan bisa membuat aroma tubuh sebagian orang sedikit lebih kuat.
Namun tetap perlu diingat, bahwa manfaat gizinya tetap jauh lebih besar dibandingkan efek samping ini.
3. Daging Merah Berlebihan
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi daging merah dalam jumlah besar dapat memengaruhi aroma tubuh.
Daging merah lebih lama dicerna dan menghasilkan produk sampingan metabolisme yang dapat memengaruhi bau keringat.
Dalam sebuah studi kecil, pria yang jarang mengonsumsi daging dinilai memiliki aroma tubuh yang lebih “ringan” dibandingkan yang rutin makan daging merah.
4. Makanan Pedas
Siapa sangka bahwa makanan pedas ternyata mengandung capsaicin yang meningkatkan suhu tubuh.
Akibatnya, tubuh memproduksi lebih banyak keringat untuk mendinginkan diri.
Semakin banyak keringat, semakin besar kemungkinan bakteri berkembang dan menghasilkan bau.
5. Alkohol
Saat tubuh memetabolisme alkohol, sebagian zatnya dikeluarkan melalui napas dan keringat.
Ini menyebabkan aroma khas pada tubuh orang yang mengonsumsi alkohol.
Selain itu, alkohol juga dapat memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan produksi keringat.
6. Makanan Tinggi Lemak dan Gula
Makanan olahan seperti fast food, gorengan berlebihan, dan makanan tinggi gula dapat memengaruhi keseimbangan metabolisme tubuh.
Dalam jangka panjang, pola makan seperti ini bisa membuat tubuh lebih mudah berkeringat dan memicu aroma tidak sedap.
Tidak semua orang memiliki bau badan disebabkan hanya oleh makanan ya, karena bau badan juga dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti genetik, jenis bakteri di kulit, kebersihan tubuh, hingga kondisi hormon.
Ada orang yang makan bawang dalam jumlah banyak tanpa masalah, sementara yang lain sangat sensitif.
Jika merasa makanan yang Anda konsumsi memengaruhi aroma tubuh, berikut beberapa langkah yang bisa membantu:
1. Minum air putih yang cukup,
2. Perbanyak konsumsi buah dan sayur,
3. Kurangi makanan pemicu secara berlebihan,
4. Jaga kebersihan tubuh, dan
5. Gunakan pakaian yang menyerap keringat.
Jika bau badan terasa sangat menyengat meski kebersihan sudah terjaga, sebaiknya konsultasikan ke dokter ya.
Karena dalam kasus tertentu, bau badan bisa berkaitan dengan gangguan metabolisme atau kondisi medis tertentu.
Pada akhirnya, bau badan bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang apa yang kita konsumsi.
Menjaga pola makan seimbang tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga membantu menjaga kesegaran tubuh sepanjang hari.
(Adentya Nabilah/Editor Aro)
#Bau badan
#Gaya hidup
#Hidup sehat
#info sehat
#Makanan sehat
#nutrisi
#Perawatan Tubuh
#Pola Makan
#Tips sehat



Berita Terkait

Parcel Lebaran Laris Manis: Omzet Hampersbox Raup Jutaan Rupiah
Ekbis.Jumat, 28 Maret 2025

Jadwal 9 Film Bioskop Surabaya Ini Siap Temani Weekend Anda!
Jawa Timur.Jumat, 17 Oktober 2025

Atasi Kesenjangan Layanan, BSN & Kemenkes Kebut SNI Smart Hospital
Nasional.Kamis, 23 Oktober 2025

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Wilayah Surabaya Sekitar
Headlines.Sabtu, 1 Maret 2025

