Akses Layanan Bantuan Modal UMKM Resmi Dibuka di Padang
Reporter : Editor 01
Bisnis
Sabtu, 24 Januari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Padang – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi mengoperasikan Klinik UMKM Bangkit di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (23/1/2026).
Pusat layanan terpadu ini untuk mengasistensi pelaku usaha lokal yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor agar dapat segera kembali beroperasi.
Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menyatakan bahwa inisiatif bertajuk “UMKM Minang Bangkit: Mambangkik Batang Tarandam” ini merupakan manifestasi kehadiran negara dalam mengawal stabilitas ekonomi masyarakat Minangkabau di masa pemulihan.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar seremonial, melainkan pernyataan sikap bahwa negara berdiri bersama masyarakat Sumatera Barat. Inisiatif ini bertujuan memulihkan sekaligus mengembangkan UMKM agar kembali tumbuh dan berdaya saing,” ujar Wamen Helvi di Padang, Jumat (23/1/2026).
Klinik UMKM Bangkit tidak hanya berfungsi sebagai pusat konsultasi, tetapi juga menjadi instrumen penyedia solusi finansial dan teknis bagi pelaku usaha.
Terdapat tiga pilar utama layanan yang ditawarkan melalui akses Pembiayaan, fasilitasi Pasar dan Pendampingan produksi.
“Kami mengajak seluruh pengusaha terdampak untuk memanfaatkan layanan ini. Jangan ragu berkonsultasi dan terbuka terhadap pendampingan agar usaha bisa bertransformasi lebih kuat,” tegas Helvi Moraza saat meninjau fasilitas tersebut.
Mobil Klinik Jangkau Wilayah Terisolasi
Mengantisipasi kendala aksesibilitas di daerah terpencil, pemerintah turut meluncurkan Mobil Klinik UMKM Bangkit.
Armada “jemput bola” ini diproyeksikan menjangkau pengusaha di pelosok Sumatera Barat yang kesulitan secara geografis untuk mengakses layanan di Kota Padang.
Intervensi ini bertujuan memastikan bantuan modal dan bimbingan usaha tidak hanya terpusat di perkotaan, namun merata hingga ke titik-titik terdampak di pedalaman.
Sinergi Lintas Sektor di Kabupaten Agam
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyambut positif infrastruktur pemulihan ini. Ia menilai tradisi kewirausahaan masyarakat Sumbar memerlukan stimulus yang tepat pascabencana agar roda ekonomi tidak mandek.
Sebagai implementasi konkret, pasca peresmian, jajaran kementerian bersama Pemprov Sumbar bergerak menuju Kabupaten Agam untuk menyalurkan sejumlah bantuan strategis, di antaranya:
– Paket Sarana Produksi: Hibah peralatan kerja untuk pemulihan operasional usaha.
– Bahan Baku: Bantuan stok dasar bagi pelaku usaha kuliner.
– Program Trauma Healing: Dukungan psikologis bagi pedagang untuk memulihkan kepercayaan diri dalam berbisnis.
Aksi kolaboratif ini melibatkan puluhan mitra dari berbagai sektor, mulai dari otoritas perbankan (BI, BRI, BSI, PNM, Pegadaian), BUMN (Semen Padang, PLN, Telkom), hingga raksasa teknologi (Grab, GoTo), dan lembaga filantropi.
(Editor Aro)
#Akses Modal UMKM
#Kementerian UMKM
#Klinik UMKM Bangkit
#Padang
#Pemulihan Bencana Sumatra
#Program pemulihan pasca bencana
#Sumatra
#UMKM



Berita Terkait

Serap aspirasi, Arbayanto sambangi Petani Desa Dorowalih, Karangploso
Bisnis.Kamis, 2 Oktober 2025

Efek Tangerang, Surabaya Gelar Patroli Laut hingga Perbatasan Sidoarjo
Hankam.Sabtu, 18 Januari 2025

Sidang Judicial Review UU Tapera Memanas, Begini Pandangan Para Saksi
Headlines.Rabu, 21 Mei 2025

Bukan Hadiah, Ini Alasan 34.820 Narapidana di Jawa Timur Dapat Remisi
Jawa Timur.Senin, 18 Agustus 2025

