Banpol Jombang Diusulkan Naik, Hitungan Awal Capai Angka 50 Persen
Reporter : Redaksi
Jawa Timur
Minggu, 16 November 2025
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jombang – Partai politik di Kabupaten Jombang berpotensi menerima suntikan dana segar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang tengah mengkaji rencana kenaikan Bantuan Keuangan Partai Politik (Banpol), yang saat ini dinilai masih di bawah standar daerah sekitar.
Irfan Karisma, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Jombang, menjelaskan bahwa kajian yang dilakukan Bakesbangpol ini memiliki tujuan ganda, yang pertama, menjaga keharmonisan hubungan antara Pemkab dan DPRD, dan kedua, memperkuat kualitas pendidikan politik di tingkat lokal.
“Kita melihat dari kelayakan kabupaten/kota sekitar yang nilainya sudah di atas Jombang. Nah, apakah bisa kita naikkan, itu yang sedang kita kaji,” ujar Irfan, Kamis (13/11/2025).
Irfan mengatakan, keinginan partai politik agar kenaikan mencapai 100 persen masih sulit direalisasikan karena keterbatasan APBD Jombang. Namun, pemerintah daerah masih menghitung kemungkinan kenaikan bertahap.
“Kalau partai politik maunya naik 100 persen, tapi kan nggak mungkin. Mungkin bisa bertahap, kita sesuaikan dengan postur APBD. Hitungannya masih dikalkulasikan, ring aman bisa di angka 50 persen,” jelasnya.
Saat ini, bantuan untuk partai politik di Jombang sekitar Rp6.000 per suara sah. Jika dinaikkan 100 persen, nilainya bisa mencapai Rp12.000.
“Kalau pertimbangannya pendidikan politik, ini harus dioptimalkan. Kita juga ingin menjaga harmonisasi antara eksekutif dan legislatif yang selama ini terjaga baik di bawah kepemimpinan Abah Warsubi,” tambah Irfan.
Irfan juga menyinggung soal praktik money politics yang kerap muncul menjelang pemilu.
Ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar bantuan politik bisa dipertanggungjawabkan.
“Kelemahan terbesar parpol itu di pertanggungjawaban. Karena itu, mereka akan didampingi oleh Inspektorat, BPKAD, dan BPK supaya laporan SPJ 2025 bisa selesai tepat waktu,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Jombang, Maulana Syahiduzzaman, menilai rencana kenaikan Banpol merupakan hal yang wajar.
“Kenaikan Banpol sudah menjadi harapan seluruh partai karena situasi politik di Jombang kondusif. Pemerintah pun menganggap kenaikan ini sesuatu yang wajar,” ujar Maulana.
Menurut Maulana, penentuan besaran kenaikan nantinya akan memperhitungkan sejumlah variabel, termasuk inflasi, kondisi ekonomi daerah, dan efisiensi anggaran.
“Kalau sekarang angkanya Rp6.000 per suara, nanti akan dihitung lagi berapa angka wajarnya. Pemerintah juga memperhatikan adanya pemotongan anggaran dari pusat,” katanya.
Rencana kenaikan Banpol ini akan dibahas lebih lanjut dalam beberapa forum lanjutan antara pemerintah daerah dan partai politik di Jombang.
(Pray/Editor Aro)
#Anggaran Banpol
#Banpol
#Bantuan Keuangan Partai Politik
#Dana Banpol
#Irfan Karisma Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Jombang
#Jawa Timur
#Jombang
#Partai politik
#Pemkab Jombang



Berita Terkait

Cabup KH Kholilurrahman Terbanyak di Pamekasan, Fattah Jasin Buncit
Daerah.Kamis, 5 Desember 2024

Mengumbar Senyum, Khofifah Siap Diperiksa KPK Terkait Kasus Dana Hibah
Jawa Timur.Sabtu, 28 Juni 2025

Jombang Kolaborasi Dorong Pencegahan Kekerasan Seksual
Jawa Timur.Rabu, 30 Juli 2025

Tunggu Keputusan Pusat, Pengelolaan Jembatan Bromo Belum Ada Kepastian
Headlines.Rabu, 9 Oktober 2024

