Cek Pasar Murah Surabaya Hadir di Dua Lokasi Selama Ramadan
Reporter : Editor 02
Bisnis
Selasa, 3 Februari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopumdag) memastikan akan mengintensifkan pelaksanaan Pasar Murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan Imlek dan awal Ramadan 2026.
Selama bulan suci Ramadan nanti, masyarakat akan semakin dimudahkan dalam mendapatkan komoditas pangan murah karena program ini akan hadir di dua lokasi berbeda setiap harinya, selain pelaksanaan serentak di 31 kecamatan.
Kepala Dinkopumdag Kota Surabaya, Mia Santi Dewi, mengungkapkan bahwa peningkatan frekuensi Pasar Murah ini merupakan langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi fluktuasi harga akibat meningkatnya permintaan.
“Di bulan Ramadan, intensitas Pasar Murah kami tingkatkan. Selain serentak di seluruh kecamatan, setiap hari juga ada dua titik Pasar Murah agar masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Mia, Senin (2/2/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok di Jawa Timur per 2 Februari 2026, harga bahan pokok di Surabaya secara umum masih terkendali.
Berikut ringkasan harga terbarunya:
– Minyakita: Mengalami penurunan tipis menjadi Rp15.966 per liter.
-;Beras Premium: Stabil di angka Rp15.416 per kg.
– Daging Ayam Ras: Mengalami penurunan harga menjadi Rp36.500 per kg.
– Daging Sapi Paha: Berada di angka Rp116.666 per kg.
– Cabai Rawit: Tercatat Rp61.166 per kg, sementara cabai merah besar turun menjadi Rp26.500 per kg.
Mia menekankan, fluktuasi pada komoditas cabai masih dalam batas wajar karena faktor cuaca. Pemkot telah berkoordinasi dengan daerah penghasil (Nganjuk, Kediri, Blitar) melalui skema business to business untuk memastikan pasokan tetap lancar masuk ke Surabaya.
Pemkot Surabaya juga mengeluarkan peringatan tegas kepada distributor dan toko swalayan agar tidak bermain-main dengan harga. Dinkopumdag akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan tidak ada oknum yang menjual barang di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau melakukan penimbunan.
“Kami imbau agar tidak ada penimbunan yang bisa memicu kelangkaan. Kami juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying karena stok di Surabaya masih mencukupi,” tegas Mia.
Operasi Pasar rutin juga akan terus dilakukan bersama BULOG dan BUMD Pangan jika terjadi lonjakan harga pada komoditas tertentu. Kehadiran Pasar Murah di dua titik setiap hari ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang efektif bagi warga Surabaya dalam menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.
(Editor Aro)
#Bulan puasa
#Bulan Ramadan
#Imlek
#Jawa Timur
#Pasar Murah
#Pemkot Surabaya
#Surabaya



Berita Terkait

Faktor Trump di Balik Pemilihan Paus dari AS? Kemungkinan Kata Analis
Headlines.Sabtu, 10 Mei 2025

Sidang Perdana DPN Digelar Pertama kalinya Sejak 22 tahun Disahkan
Headlines.Sabtu, 8 Februari 2025

Prediksi Roma VS Juventus: Roma Solid di Belakang dan Tajam di Depan
Headlines.Minggu, 6 April 2025

Ricuh! Jelang PSG vs Villa, Suporter Saling Pukul dan Lempar Kursi
Headlines.Rabu, 9 April 2025

