siginews

Gurihnya Bubur Campur Mbak Tya, dengan 7 Varian & Bersertifikat Halal

Reporter : Redaksi

Lifestyle

Selasa, 18 November 2025

Waktu baca 2 menit

Gurihnya Bubur Campur Mbak Tya, dengan 7 Varian & Bersertifikat Halal

Siginews.com-Kuliner Surabaya – Maraknya kuliner asing dan makanan kekinian, Bubur Campur Mbak Tya hadir sebagai penjaga warisan kuliner tradisional Indonesia.

Sejak dirintis pada tahun 2020, bubur campur ini sukses merebut hati masyarakat berkat teksturnya yang lembut serta perpaduan cita rasa gurih dan manis yang seimbang, menjadikannya pilihan sarapan yang ideal.

Pemilik Bubur Campur Mbak Tya, Yanie Wahyu, mengungkapkan alasan di balik keputusannya fokus pada kuliner tradisional.

“Saya memilih produksi kuliner bubur campur ini karena ingin melestarikan makanan tradisional di tengah-tengah makanan asing dan makanan kekinian yang kini semakin marak di berbagai acara kuliner,” ujar Yanie dari kawasan Kendangsari, Surabaya, tempat produksinya.

 

Bubur campur Mbak Tya (Foto: koleksi pribadi)

 

Varian Lengkap dan Harga Terjangkau

Bubur Campur Mbak Tya menawarkan beragam varian yang kaya rasa, mulai dari:

– Sumsum ori dan Sumsum Pandan

– Bubur Mutiara

– Bubur Kacang Hijau

– Bubur Sagu

– Bubur Ketan Hitam

Iklan Wirajatimkso - Potrait

– Bubur Grendul/Candil

 

Bubur campur Mbak Tya (Foto: koleksi pribadi)

 

Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau dan fleksibel, disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Bubur ini tersedia dalam dua ukuran, yakni ukuran cup 300ml seharga Rp 7.000 dan ukuran twinwall seharga Rp 15.000.

Untuk menjamin kualitas dan keamanan, Bubur Campur Mbak Tya telah dilengkapi dengan izin legalitas seperti NIB, sertifikasi Halal, serta SLHS (Sertifikat Laik Higieni Sanitasi). Pemesanan dapat dilakukan minimal H-2 melalui aplikasi BukaPO.

 

Pesan untuk UMKM Pemula: Konsisten dan Punya Produk Sendiri

Yanie Wahyu juga berbagi pesan penting bagi para pelaku UMKM pemula agar mampu bertahan di pasar yang kompetitif.

“Buat para UMKM pemula harus konsisten, tekun, pantang menyerah, serta jangan mudah terpengaruh dan ikut-ikutan untuk produksi produk yang viral. Harus mempunyai produk sendiri,” tutup Yanie.

 

(Lau/Editor Aro)

#Bubur campur

#Bubur campur mbak tya

#Bubur jawa

#Bubur sumsum

#Kuliner

#Kuliner Surabaya

#UMKM

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.