Pilkada Harus Bebas dari ‘Cawe – cawe’ Aparat
Reporter : Redaksi
Headlines
Senin, 16 September 2024
Waktu baca 2 menit

Jakarta – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tengah berlangsung masih ditemukan adanya ‘cawe cawe’ alias intervensi dari aparat pemerintah. Dari terlibat ikut mengatur sampai melakukan aksi – aksi yang rentan menimbulkan kericuhan dan mengganggu stabilitas keamanan nasional.
Pendapat itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR) Fathorrahman Fadli menanggapi berbagai isu negatif yang berkembang di seputar pelaksanaan Pilkada mendatang.
“Pilkada harus dibiarkan berjalan dengan alamiah, agar terjadi kontestasi yang sehat diantara kandidat. Biarkan rakyat memilih sesuai kehendak mereka,” kata Fathorrahman Fadli di Jakarta, Senin (16/9).
Menurut Fathorrahman Fadli, Pilkada adalah mekanisme seleksi para calon pemimpin daerah yang kelak akan bertugas memajukan daerahnya masing-masing. Oleh karena itu, lanjut pria yang juga penulis Memoar Politik Tokoh-Tokoh Nasional itu, jangan sampai rakyat salah memilih sosok yang tidak tepat dan bermasalah.
Ia juga mengimbau agar kelompok politik yang tergabung dalam KIM Plus tidak memaksakan kehendak terlalu jauh.
“Misalnya ada tokoh yang bagus, namun mereka halangi demgan berbagai cara agar tidak jadi. Biarkan demokrasi lokal itu tumbuh dan berkembang secara sehat,” pintanya.
Fathorrahman Fadli menambahkan, Pilkada merupakan saringan politik yang seharusnya terbebas dari intimidasi, dengan demikian akan lahir para pemimpin yang peduli pada rakyatnya. Pemimpin yang baik akan melindungi dan bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan bersama seluruh rakyat.
“KPU sebagai badan penyelenggara pemilihan kepala daerah harus didorong agar tetap bersikap profesional dan independen. Hal ini penting dalam menjaga demokrasi,” jelasnya. (aro)
#Cawe-cawe
#Jakarta
#Kim plus
#Pilkada 2024
#Pilkada serentak



Berita Terkait

Bongkar Praktik Eksploitasi Manusia di Balik Mega Proyek Pemerintah
Nasional.Minggu, 20 Juli 2025

BPBD Jatim Berikan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Jember
Daerah.Senin, 23 Desember 2024

Praktik Zero Burning Lahan Kebun Sawit Jadi Bumerang Bencana?
Bisnis.Rabu, 3 Desember 2025

Tensi Perang Rusia-Ukraina Meninggi, Harga Minyak Mentah Naik 2 Persen
Headlines.Jumat, 22 November 2024

