Rutinitas Kecil untuk Lansia: Jaga Asam Urat Tetap Stabil
Reporter : Redaksi
Lifestyle
Selasa, 27 Januari 2026
Waktu baca 3 menit

Siginews.com-Lifestyle – Asam urat sering dianggap penyakit orang tua. Padahal, yang membuat banyak lansia tetap bugar hingga usia lanjut bukan karena mereka bebas penyakit, melainkan karena rutinitas kecil yang dijalani secara konsisten.
Dan tahukah Anda, bahwa kebiasaan yang sering dianggap sederhana ini murah, dan bisa ditiru siapa saja lho.
Berikut rutinitas yang sering dilakukan oleh para lansia, untuk membantu menjaga kadar asam urat tetap terkendali.
1. Minum Air Hangat Setelah Bangun Tidur
Minum air hangat di pagi hari memang bukan “obat”, tetapi sangat membantu kerja ginjal.
– Membantu ginjal membuang sisa metabolisme, termasuk asam urat
– Mencegah dehidrasi setelah tidur malam
– Melancarkan pencernaan
Baiknya minum sebelum makan apa pun ya.
Air hangat memang tidak langsung menurunkan asam urat, tetapi membantu proses pembuangannya secara alami lewat urin.
2. Jalan Santai 15–30 Menit Setiap Hari
Banyak lansia memilih jalan santai, bukan olahraga berat, and that’s smart. Karena akan membantu:
– Melancarkan peredaran darah
– Membantu metabolisme asam urat
– Menjaga sendi tetap fleksibel
– Mengurangi risiko kaku dan nyeri sendi
Hindari olahraga berat saat asam urat sedang kambuh ya, karena bisa memperparah nyeri sendi Anda.
3. Minum Rebusan Herbal Sederhana (Secukupnya)
Beberapa herbal tradisional memang sering dikonsumsi lansia, bukan sebagai obat utama, tetapi sebagai pendamping gaya hidup sehat.
Minuman herbal yang umum digunakan:
– Serai → membantu relaksasi & pencernaan
– Jahe → antiinflamasi ringan
– Daun salam → membantu metabolisme
– Seledri → bersifat diuretik ringan
Cukup diminum 1 kali sehari saja dan tanpa tambahan gula. Selain itu, disarankan untuk tidak diminum bersamaan dengan obat tanpa konsultasi ya.
4. Makan Sederhana & Teratur (Bukan Pantang Total)
Kesalahan banyak orang adalah pantang ekstrem, lalu menyerah.
Padahal, lansia justru akan bagus jika menerapkan prinsip “tahu batas”.
Kurangi:
– Jeroan
– Daging merah berlebihan
– Makanan instan & tinggi MSG
Perbanyak:
– Sayur hijau
– Tempe & tahu
– Ubi, singkong, kentang
– Buah rendah gula
Selain itu, konsumsi nasi secukupnya ya, tidak berlebihan.
5. Tidak Menunda Buang Air Kecil
Kebiasaan kecil ini sering diremehkan baik dari kalangan muda maupun tua, padahal sangat penting.
– Asam urat dibuang melalui urin
– Menunda kencing memperberat kerja ginjal
– Meningkatkan risiko penumpukan zat sisa
6. Tidur Cukup & Menjaga Pikiran Tetap Tenang
Banyak yang tidak sadar, stres dan begadang adalah pemicu kambuhnya nyeri sendi.
– Kurang tidur → hormon stres meningkat
– Stres kronis → peradangan mudah muncul
– Nyeri sendi lebih sering kambuh
Minum air cukup, bergerak ringan, makan sederhana, tidur cukup, dan tidak stres, semuanya terlihat kecil, tapi jika dilakukan setiap hari (dijadikan rutinitas), dampaknya besar.
Jika sudah mengetahui informasi ini, segera ingatkan orang dekat Anda ya.
Dan jika Anda masih muda, justru ini waktu terbaik untuk mulai meniru kebiasaan baik tersebut.
(Adentya Nabilah/Editor Aro)
#Asam urat
#Cegah asam urat
#Lansia
#Minuman Herbal
#Olahraga lansia
#Penyakit asam urat



Berita Terkait

Rahasia Kebun Subur Tanpa Biaya: Praktis & Tanaman Lebih Sehat
Lifestyle.Rabu, 29 Oktober 2025

Tunggu Keputusan Pusat, Pengelolaan Jembatan Bromo Belum Ada Kepastian
Headlines.Rabu, 9 Oktober 2024

Jebakan Senyap Diabetes Tipe 2: Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Lifestyle.Rabu, 12 November 2025

Rayakan Hari Ibu dan Akhir Tahun: Ojol Perempuan Padati Gedung Grahadi
Headlines.Kamis, 1 Januari 2026

