10.992 Jamaah Haji Surabaya Tiba: 18 Kloter Tepat Waktu, 5 Terlambat
Reporter : Editor 02
Headlines
Selasa, 9 Juni 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Sebanyak 10.992 jamaah dan petugas haji dilaporkan telah tiba kembali di Tanah Air melalui Debarkasi Surabaya hingga fase pemulangan hari kesembilan, atau bertepatan dengan kedatangan Kloter 29.
Dari data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, jumlah tersebut mencakup 25 persen dari total 44.000 kuota yang diberangkatkan pada musim haji 1447 H/2026 M.
Dari segi ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), maskapai pemulangan mencatatkan performa yang cukup dinamis, di mana 18 kloter berhasil mendarat tepat waktu, enam kloter mengalami percepatan jadwal, sementara lima kloter lainnya tercatat mengalami keterlambatan.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengonfirmasi bahwa secara umum proses kedatangan di Asrama Haji Kelas I Surabaya berjalan tertib berkat sinergi lintas instansi. Rincian jamaah yang telah tiba terdiri atas 5.036 laki-laki dan 5.753 perempuan, didampingi oleh 203 petugas kloter dan daerah.
“Alhamdulillah, pemulangan jamaah haji Debarkasi Surabaya hingga Kloter 29 berjalan lancar. Seluruh layanan kedatangan terus kami optimalkan agar jamaah dapat kembali ke daerah masing-masing dengan aman, nyaman, dan tetap terjaga kondisi kesehatannya,” terang As’adul Anam dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/6/2026).
Di balik kelancaran fase kepulangan ini, PPIH Surabaya juga merilis data evaluasi mutasi jamaah. Tercatat ada 76 mutasi keluar yang disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya 11 jamaah wafat di Arab Saudi, 12 jamaah harus dirawat di sana, satu jamaah pulang mandiri, 17 perpindahan kloter, serta menyisakan 35 kursi kosong. Sebaliknya, terdapat 30 mutasi masuk yang seluruhnya merupakan jamaah pindahan antar-kloter.
Sementara, kabar duka juga mewarnai fase pemulangan gelombang ini. Dua jamaah asal Kota Malang dari Kloter 12 dilaporkan meninggal dunia saat proses kepulangan.
Mereka adalah Hery Widianto (69 tahun) yang wafat di dalam pesawat, serta Wayan Rohani Suwasti (63 tahun) yang mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan intensif di RS Haji Surabaya.
Selain itu, PPIH mencatat masih ada 10 jamaah asal beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Probolinggo, Malang, Magetan, Madiun, Pacitan, dan Tuban—yang terpaksa tertinggal dari rombongan kloternya. Mereka saat ini masih harus menjalani perawatan medis lanjutan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.
“PPIH terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi untuk memantau perkembangan jamaah yang masih dirawat. Kami berharap mereka segera diberikan kesembuhan dan dapat menyusul kembali ke Tanah Air,” tambah Anam.
Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 33.008 jamaah dan petugas sisa kini masih mengantre di Arab Saudi untuk menunggu jadwal pemulangan pada gelombang berikutnya menuju Surabaya.
(Editor Aro)
#Debarkasi
#Haji
#Jamaah haji surabaya
#Kedatangan haji
#Panitia Penyelenggara Ibadah Haji
#PPIH Surabaya



Berita Terkait

Gandeng Relawan Desa,BRI Sidoarjo Pastikan Paket Sembako Tepat Sasaran
Ekonomi.Sabtu, 7 Februari 2026

Ini Daftar 50 Anggota DPRD Banyuwangi Periode 2024-2029 Dilantik Besok
Banyuwangi.Selasa, 20 Agustus 2024

Kick Off 1 Februari, Khofifah Minta Siaran Piala Dunia Merata di Jatim
Headlines.Rabu, 28 Januari 2026

Kemenhub Pasang Jebakan Teknologi, ODOL di Jalanan Tak Bisa Kabur Lagi
Nasional.Kamis, 31 Juli 2025

