AI Bisa Merusak Hubungan Keluarga: 4 Tips Menghindari Penipuan AI
Reporter : Redaksi
Lifestyle
Jumat, 19 Desember 2025
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Lifestyle – Belum lama ini penipuan menggunakan AI semakin marak.
Banyak suatu hubungan, seperti pernikahan yang rusak akibat tipuan AI yang sangat handal dalam meniru manusia.
Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus mulai melakukan sesuatu agar tidak menjadi korban penipuan.
Berikut empat tips yang bisa Anda ikuti, di antaranya:
1. Family Code
Yang bisa Anda lakukan pertama kali adalah membuat family code.
Dimana terdapat suatu kata yang menjadi penanda atau kode bahwa yang sedang berkomunikasi dengan Anda adalah benar-benar anggota keluarga.
Misalnya, saat Anda mengatakan “pisang goreng” akan dijawab “manis”.
Hal ini untuk mencegah penipuan melalui telepon yang menggunakan bantuan AI dalam meniru suara anggota keluarga Anda.
2. Catat Hal-Hal Fisik
Misalnya, dengan mencatat atau sekadar mengingat warna/model baju yang dikenakan oleh anggota keluarga Anda.
Hal ini untuk mencegah adanya penipuan melalui video call maupun fitnah yang menggunakan bantuan AI dalam meniru tubuh anggota keluarga Anda.
3. Rules 24 Jam Pengecekan Asli/Palsu
Di masa maraknya AI seperti saat ini, Anda perlu membuat kesepakatan dengan pasangan maupun keluarga Anda.
Dalam hal apa? Dalam hal mempercayai suatu informasi yang mungkin akan merugikan Anda. Misalnya, fitnah.
Mengingat, masyarakat masih sering reaktif dalam menanggapi suatu informasi yang belum tahu kebenarannya.
Hal ini beruhubungan dengan tips ke-empat, yaitu kepercayaan.
4. Tanamkan Kepercayaan
Anda bisa mengajak pasangan maupun keluarga untuk saling mempercayai.
Dan menunggu adanya bukti yang valid ketika ingin mendapatkan informasi yang benar adanya.
Memang di era ini kita harus berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang cukup personal dan menyangkut keluarga, untuk meminimalisir adanya hal-hal yang di luar kendali kita.
Jadi, untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa melakukan empat tips di atas.
(Adentya Nabilah/Editor Aro)
#AI
#Bahaya Teknologi AI
#Penipuan AI
#Teknologi AI



Berita Terkait

Saraf Terjepit? Bukan Cuma Orang Aktif, Tapi Juga yang Hobi ‘Mager’
Lifestyle.Rabu, 28 Mei 2025

LD PWNU Jatim: Program Pesantren Mualaf untuk Bimbingan Para Mualaf
Jawa Timur.Rabu, 12 Februari 2025

THR Idul Fitri Guru di Jawa Timur Cair Rp 412,6 Miliar
Headlines.Minggu, 30 Maret 2025
Sejarah Reformasi Kuria Roma, Era Awal hingga Era Paus Fransiskus
Headlines.Senin, 5 Mei 2025

