siginews

Temukan Jalan Berlubang di Surabaya, Lapor Lewat WargaKu atau CC 112

Reporter : Anggoro

Jawa Timur

Selasa, 3 Februari 2026

Waktu baca 2 menit

Temukan Jalan Berlubang di Surabaya, Lapor Lewat WargaKu atau CC 112

Siginews.com-Surabaya – Menghadapi puncak musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak warga untuk proaktif melaporkan jalan rusak atau berlubang.

Dengan komitmen pelayanan cepat, Pemkot Surabaya menargetkan setiap laporan kerusakan jalan harus ditindaklanjuti maksimal dalam waktu 1×24 jam.

Masyarakat dapat melaporkan temuan jalan rusak melalui berbagai kanal resmi, mulai dari Aplikasi WargaKu, layanan darurat Command Center (CC) 112, hingga media sosial resmi Pemkot Surabaya.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Dedy Purwito, menjelaskan bahwa percepatan penanganan ini didukung oleh sembilan kelompok Satuan Tugas (Satgas) Jalan yang bersifat mobile.

“Kami punya sembilan kelompok Satgas Jalan yang tersebar di wilayah Surabaya Selatan, Barat, Timur, Pusat, dan Utara. Setiap kelompok beranggotakan 9-10 orang yang setiap hari berkeliling,” ujar Dedy, Senin (2/2/2026).

Selain Satgas regular, Pemkot juga mengoperasikan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk merespons aduan mendesak. Dalam sehari, tim ini rata-rata mampu memperbaiki hingga 70 lokasi jalan berlubang di seluruh penjuru kota.

Tak hanya sekadar menambal lubang, Pemkot Surabaya juga merencanakan peningkatan jalan melalui metode overlay (pengaspalan ulang) di titik-titik rawan genangan. Langkah ini dilakukan agar air tidak lagi “ngendon” atau tertahan di badan jalan saat hujan deras.

Beberapa lokasi prioritas overlay tahun ini meliputi, kawasan Selatan: Tenggilis Mejoyo, kawasan Pusat: Ngagel Madya (area Sekolah Santa Clara) dan kawasan Utara: Kawasan Perak (Teluk Bayur dan Teluk Nibung).

Iklan Wirajatimkso - Potrait

“Lokasi-lokasi tersebut kami utamakan untuk di-overlay sebagai bagian dari strategi pengurangan genangan air,” tambah Dedy.

DSDABM juga memanfaatkan teknologi melalui aplikasi internal Sigap Jalan yang digunakan oleh perangkat kelurahan dan kecamatan untuk melapor saat melakukan pemantauan wilayah rutin. Namun, peran aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama.

“Laporan yang masuk melalui Aplikasi WargaKu, media sosial, maupun CC 112 akan segera kami tindaklanjuti. Kami ingin memastikan mobilitas warga tetap aman meski di tengah puncak musim hujan,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi antara laporan warga dan kecepatan tim lapangan, Pemkot Surabaya optimis kualitas infrastruktur jalan tetap terjaga demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

 

(Editor Aro)

#Aplikasi WargaKu

#Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM)

#Infrastruktur

#Jalan berlubang

#Jawa Timur

#Pemkot Surabaya

#Perbaikan Jalan

#Surabaya

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.